Inilah 7 Jenis Insomnia dan Penjelasannya
Mengenal Insomnia-Insomnia umum adalah klasifikasi kelainan tidur dimana seseorang mengalami masalah tertidur, tertidur, atau terbangun terlalu dini. Kelainan ini juga dapat didefinisikan dengan kualitas tidur yang buruk secara keseluruhan.Berikut adalah 8 jenis insomnia, yang dikembangkan oleh American Academy of Sleep Medicine.
1.Insomnia idiopatik
Insomnia idiopatik adalah kelainan tidur seumur hidup yang dimulai saat bayi atau masa kanak-kanak dan berlanjut sampai dewasa. Insomnia ini tidak bisa dijelaskan oleh penyebab lainnya. Ini bukan hasil dari hal-hal berikut.
- Kelainan tidur lainnya
- Masalah medis
- Gangguan kejiwaan
- Acara yang menegangkan
- Penggunaan obat
- Perilaku lainnya
Ini mungkin disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam tubuh Anda, seperti sistem bangun yang terlalu aktif dan / atau sistem tidur kurang aktif, namun penyebab sebenarnya dari kelainan ini masih belum jelas.
2.Insomnia Karena Obat
Jenis insomnia ini berhubungan langsung dengan penggunaan zat berikut ini:
- Obat
- Kafein
- Alkohol
- Item makanan
3.Insomnia Karena Kondisi Medis
Insomnia ini disebabkan oleh gangguan kesehatan mental. Insomnia adalah gejala kelainan ini. Kursus dan tingkat keparahan insomnia secara langsung terkait dengan gangguan kesehatan mental, tetapi insomnia adalah fokus pengobatan yang terpisah. Insomnia ini adalah gangguan hanya jika cukup parah untuk membutuhkan perawatan terpisah.
4.Insomnia nonorganik,tidak ditentukan
Jenis insomnia ini menunjukkan bahwa zat yang diketahui dan penyebab fisik insomnia lainnya telah dikesampingkan. Ini berarti bahwa penyebab insomnia kemungkinan besar disebabkan oleh gangguan kesehatan mental, faktor psikologis, atau perilaku mengganggu tidur.
Nama tersebut juga dapat digunakan secara sementara sementara evaluasi dan pengujian lebih lanjut selesai. Ini adalah nama yang digunakan saat seseorang dengan insomnia tidak memenuhi kriteria untuk jenis insomnia lain.
5.Insomnia organik,tidak ditentukan
Jenis insomnia ini disebabkan oleh gangguan medis, kondisi fisik, atau paparan zat. Tapi penyebab spesifiknya tetap tidak jelas. Diperlukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya. Nama dapat digunakan secara sementara sementara evaluasi dan pengujian lebih lanjut selesai.
6.Insomnia paradoks
Insomnia paradoks adalah keluhan insomnia berat. Itu terjadi tanpa bukti obyektif adanya gangguan tidur. Efek siang hari bervariasi dalam tingkat keparahan, namun cenderung jauh lebih buruk daripada yang diharapkan mengingat keluhan tidur yang diungkapkan.
Orang dengan gangguan ini sering melaporkan sedikit atau tidak tidur selama satu malam atau lebih. Mereka juga menggambarkan memiliki kesadaran intens terhadap lingkungan eksternal atau proses internal yang konsisten terjaga. Kesadaran ini menunjukkan keadaan hiperperousal. Fitur utama adalah perkiraan yang berlebihan dari waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Mereka juga meremehkan total waktu tidur mereka.
7.Insomnia psikofisiologis
Insomnia ini terkait dengan kekhawatiran yang berlebihan, khususnya difokuskan pada tidak bisa tidur. Insomnia mungkin mulai tiba-tiba mengikuti suatu peristiwa atau berkembang perlahan selama bertahun-tahun.
Orang-orang dengan gangguan tidur ini terlalu khawatir tentang insomnia mereka dan tentang menjadi lelah keesokan harinya. Akibatnya, mereka belajar menjadi tegang dan cemas saat mendekati waktu tidur. Mereka mungkin memiliki pikiran balap bahwa semua berhubungan dengan insomnia dan mencoba untuk tertidur. Saat mereka khawatir tertidur, mereka menjadi semakin tegang, yang membuat kecil kemungkinan mereka bisa tertidur.

baru tahu saya tuh :D
BalasHapus